Diberdayakan oleh Blogger.

Rabu, 11 Januari 2017

Awas Bahaya..!! Ternyata Profesi Ini Bikin Lelaki Berisiko Mandul Sebesar 50%!Tapi Tenang Ini Cara Mencegah Nya!

-Mengalami masalah kesuburan memang jadi m0mok untuk pas4ngan yang sudah menikah. Tidak cuma wanita yang berisiko mengalami masalah ini, lelaki juga berperan menimbulkan masalah k3subur4n sebanyak 50 %.



Banyak faktor yang dapat menyebabkan masalah k3subur4n. Dokter spesialis okup4si sekaligus konsultan RSU Bunda Jakarta, Dr Kasyunnil Kamal Ms SpOk menjelaskan banyak hal yang dapat mengakibatkan k3m4ndulan diantaranya paparan bahan k!m!a, suhu tinggi, dan masalah psikologis yang dihadapi lelaki ataupun wanita.

 " Selama ini kan wanita saja yang selalu disalahkan bila susah mempunyai keturunan. Kenyataannya, lelaki juga berisiko, terutama pada profesi-profesi tertentu yang terpajan suhu tinggi, bahan k!m!a, atau tekanan psikologis yang tinggi, " katanya pada temu media di RSU Bunda Jakarta, Jumat (12/8/2016)

Menurut Kasyunnil, lelaki yang berprofesi
sebagai supir jarak jauh, paling rawan alami kesulitan dalam mempunyai keturun4n. Pasalnya, paparan suhu yang tinggi dibalik kemudi selama belasan jam lamanya berpotensi menurunkan jumlah, kecepatan gerak, dan perubahan bentuk sp3rm4.

 " Sp3rm4 yang bagus itu bila testis yang memproduksi berada pada suhu 3-4 derajat lebih rendah dibanding suhu normal badan. Sehingga bila terlalu panas, akan mempengaruhi tingkat k3subur4n lelaki, " tambah dia.

Selain profesi pengemudi jarak jauh, tukang las, kata Kasyunnil, juga berisiko mengalami masalah kesubur4n. Orang yang berprofesi sebagai tukang las sering terkena bahan k!m!a chr0mium yang menurutnya dapat mengurangi produksi sp3rm4.

 " Paparan bahan k!m!a terus-menerus dapat mengganggu sistem sp3rm4tog3nesis hingga kwalitas sp3rm4 berkurang, " paparnya.

Supaya pajanan bahan k!m!a tidak mempengaruhi sistem kesubur4n lelaki yang berprofesi sebagai tukang las, Kasyunnil mengimbau supaya pekerja memisahkan seragam kerjanya dengan baju sehari-hari yang dipakainya. Selain itu menjaga kebersihan diri perlu pula dikerjakan untuk mencegah pajanan masuk kedalam tubuh.

 " Cuci tangan sebelum makan, minum, dan sesudah bekerja. Hindari kontak langsung dengan bahan k!m!a, " ujarnya.